UNTUK MEMBACA BERITA SERET KEATAS
Hukum
Home » Berita » Istri Perwira Polisi Ini Hina dan Lecehkan Profesi Jurnalis Saat Melakukan Peliputan Penjualan Bayi Di Bromo Medan Area

Istri Perwira Polisi Ini Hina dan Lecehkan Profesi Jurnalis Saat Melakukan Peliputan Penjualan Bayi Di Bromo Medan Area

MedanJejak media. Com

Pemilik Klinik Yuliana yang khabarnya istri seorang perwira Polisi yang bertugas di Poldasu menggunakan cara cara premanisme sehingga keselamatan wartawan terancam dalam menjalankan fungsi jurnaliis melakukan peliputan terhadap penjualan bayi yang viral beberapa waktu lalu di jalan Bromo Kecamatan Medan Area Kota Medan.

Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media Perwira Polisi tersebut bertugas di Poldasu yaitu Kasubbidtekkom BID TIK AKBP Tumbur Silaban.

Sebelumnya dua wartawan mengalami intimidasi dan penghinaan ketika hendak meliput dugaan kasus penjualan bayi di Jalan Bromo Gang Sentosa, Medan Area. Peristiwa ini diduga melibatkan seorang pria bernama Wenti alias Pipit bersama rekannya.

Rahmadsyah menjadi korban makian dengan kata kasar terkait kemaluan laki-laki, sementara Nezza Syafitri dihina dengan sebutan lonte. Aksi tersebut dilakukan oleh pria yang sama, dengan provokasi dari seorang perempuan bernama Yuliana.

DP Bantah Intimidasi, Siap Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Pers ke Dewan Pers

Tindakan intimidasi dan penghinaan terhadap wartawan ini jelas bertentangan dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 yang menjamin kemerdekaan pers.

Pasal yang dilanggar antara lain:

* **Pasal 4 UU Pers**: Menjamin kemerdekaan pers serta hak mencari, memperoleh, dan menyebarkan informasi.
* **Pasal 18 UU Pers**: Melarang segala bentuk penghalangan kerja jurnalistik dan intimidasi terhadap wartawan.
* **Pasal 335 KUHP**: Mengatur tentang tindak pidana pengancaman dan intimidasi.

Peristiwa ini menjadi catatan serius bahwa kebebasan pers harus dilindungi, dan setiap bentuk penghinaan maupun ancaman terhadap jurnalis tidak dapat ditolerir.

Tim

Tim Labfor Dari Polda Sumut Terjun Langsung Menyelidiki SPPG Pasca Siswa Keracunan di SMA Negeri Berastagi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement