UNTUK MEMBACA BERITA SERET KEATAS
Nasional
Home » Berita » Pemilihan Ketua Unit Wartawan Kominfo Tebing Tinggi di Parapat Dinilai Boros dan Sarat Campur Tangan

Pemilihan Ketua Unit Wartawan Kominfo Tebing Tinggi di Parapat Dinilai Boros dan Sarat Campur Tangan

Tebing Tinggi —Jejakmedia.com

Rencana pelaksanaan pemilihan Ketua Unit Wartawan Kominfo Tebing Tinggi yang dijadwalkan berlangsung di Parapat, Kabupaten Simalungun, pada 4 November 2025, menuai sorotan tajam dari sejumlah wartawan dan pemerhati media. Kegiatan yang melibatkan 149 wartawan anggota unit Kominfo Tebing Tinggi itu dinilai tidak efisien dan berpotensi menghamburkan anggaran.

Beberapa wartawan menilai, pelaksanaan kegiatan di luar kota tidak memiliki urgensi yang jelas dan justru menimbulkan kesan pemborosan. “Ngapain harus ke Parapat? Kalau diadakan di Tebing Tinggi kan lebih hemat dan tetap bisa berjalan baik. Ini hanya menghabiskan anggaran saja,” ujar salah satu wartawan yang enggan disebutkan namanya, dengan nada kecewa.

Kegiatan tersebut disebut akan menelan biaya cukup besar untuk akomodasi, transportasi, konsumsi, serta uang saku peserta. Kritik muncul karena sebagian pihak berpendapat bahwa dana sebesar itu seharusnya dialokasikan untuk program pelatihan dan peningkatan kapasitas wartawan lokal, atau kegiatan publikasi pemerintah daerah yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Selain persoalan efisiensi, muncul pula tudingan adanya campur tangan pihak Dinas Kominfo Tebing Tinggi dalam proses pemilihan. Sejumlah wartawan mengaku keberatan jika pihak Kominfo terlalu ikut campur dalam menentukan calon ketua unit. “Sebenarnya, ketua unit dan pengurus dipilih berdasarkan hasil musyawarah internal wartawan. Setelah itu baru diajukan ke Kominfo untuk disahkan. Jadi tidak seharusnya Kominfo mencampuri urusan pemilihan,” ujar salah seorang wartawan senior.

AKP ARIFIN PURBA BONGKAR DUGAAN PEREDARAN KETAMIN DI BATU BARA, NYARIS 1 KG BARANG BUKTI DIAMANKAN

Dari informasi yang dihimpun, Unit Wartawan Kominfo Tebing Tinggi telah aktif lebih dari dua tahun, namun baru kali ini kegiatan pemilihan ketua dilakukan di luar kota. Hal inilah yang membuat banyak pihak mempertanyakan transparansi dan pertanggungjawaban anggaran yang digunakan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kominfo Tebing Tinggi belum memberikan klarifikasi resmi terkait alasan pemilihan lokasi di Parapat maupun besaran dana yang dianggarkan.

Masyarakat dan insan pers berharap agar Kominfo Tebing Tinggi lebih bijak, transparan, dan efisien dalam penggunaan anggaran publik, sehingga kegiatan serupa di masa mendatang benar-benar membawa manfaat bagi kemajuan dunia jurnalistik di daerah tersebut.

Tim

Dialog Publik MAPEL Hasilkan Delapan Program Prioritas dan Empat Rekomendasi Strategis untuk Masa Depan Lingkungan Batu Bara

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement