UNTUK MEMBACA BERITA SERET KEATAS
Hukum
Home » Berita » Aktivitas Judi tembak ikan kembali beroperasi di Serdang bedagai.kapolres diduga mendukung bisnis haram

Aktivitas Judi tembak ikan kembali beroperasi di Serdang bedagai.kapolres diduga mendukung bisnis haram

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"21de5d9ca73148a6934458c50b618861","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

 

SERGAI //Jejak Media.Com

perjudian jenis game tembak ikan wilayah hukum serdang Bedagai kini menjadi ironi pahit di tengah semangat reformasi hukum yang terus didengungkan kepolisian.

 

Hasil pantauan awak media pada Minggu, 19/10/2025,pukul 03.00 Wib. aktivitas jenis tembak ikan kembali beroperasi terang – terangan di Hukum serdang Bedagai berlokasi Jln sei buluh panglong sei banban,estate,kec bamban,kabupaten serdang bedagai

Ketua APPI Aceh Utara Rimung Buloh Instruksikan Anggotanya Pantau Ketat Sampai Perubahan RSUD Cut Meutia: Jangan Takut Meliput!  

Dari pengakuan seorang warga sekitar,  usaha perjudian ini tersebut di kordinator oleh seseorang berinisial (L),dan pemilik usaha diduga berinisial (JNL) yang dengan percaya diri mengelola bisnis terlarang itu di hadapan publik”

walupun sudah dilaporkan berkali – kali tetap saja beraktifitas,”ujarnya

 

Ketiadaan tindakan tegas dari Polres Serdang Bedagai di bawah kepemimpinan AKBP Jhon Sitepu,memunculkan spekulasi liar di kalangan masyarakat.

Resmi Melapor ke Polres Lhokseumawe, Wartawan Rimung Buloh Polisikan Faisal Kepala Laundry RSUD Cut Meutia  

 

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu,SIK,MH.Kmemilih bungkam,diam seribu bahasa,menambah panjang daftar kekecewaan publik terhadap institusi yang semestinya menjadi garda terdepan dalam menegakkan hukum.

 

Padahal, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah berkali-kali mengultimatum seluruh jajaran kepolisian untuk memberantas segala bentuk perjudian tanpa pandang bulu.

 

Tanda Tangan Direktur Diduga Dicatut, ASN Aceh Jaya Ikut Terseret dalam Fakta Persidangan

Bahkan, ancaman pencopotan jabatan bagi anggota yang lalai sudah disampaikan dengan tegas. Namun, realitas di Sergai menunjukkan seolah instruksi itu hanya angin lalu.

 

Kekhawatiran terbesar datang dari para ibu rumah tangga di sekitar lokasi perjudian. Mereka mengaku takut anak-anak mereka tergelincir dalam jebakan judi yang kian menggurita.

 

“Cobalah bapak lihat sendiri, meja judi itu tetap beroperasi terang-terangan. Kami takut masa depan anak-anak kami rusak,” keluh seorang ibu dengan mata berkaca-kaca.

 

Lebih jauh, kecurigaan soal adanya “setoran” kepada oknum aparat semakin menguat. Masyarakat mempertanyakan, bagaimana mungkin bisnis perjudian bisa berjalan aman tanpa ada ‘bekingan’ dari orang-orang yang seharusnya menegakkan hukum?

 

“Kalau seperti ini terus, habislah generasi muda kita. Percuma ada polisi kalau kejahatan didiamkan,” ujar seorang warga dengan nada getir.

 

Kini, harapan warga bertumpu pada Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto. Mereka berharap suara rakyat kecil ini tidak lagi diabaikan.

Penegakan hukum bukanlah sekadar slogan, tapi harus dibuktikan dengan langkah nyata di lapangan.

 

Sergai tidak butuh pemimpin yang hanya pandai beretorika. Yang dibutuhkan adalah aparat yang berani membersihkan akar-akar penyakit sosial yang menggerogoti moral masyarakat.

 

Jika aparat di tingkat bawah gagal bertindak, maka publik berhak menuntut pertanggung jawaban langsung dari atasan mereka.

Karena membiarkan perjudian berjaya, sama saja dengan menggadaikan masa depan bangsa.

 

( Tim )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement