PAKPAK BHARAT // JEJAKMEDIA.COM|
Panggilan darurat kemanusiaan di Call Center 110 Polres Pakpak Bharat berbuah aksi nyata. Seorang ibu muda pasca melahirkan yang berjuang melawan pendarahan di RSUD Salak berhasil diselamatkan berkat donor darah langsung dari personel Polres Pakpak Bharat.
Peristiwa haru ini terjadi Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 15.30 WIB.
Pasien adalah Derita Kabeakan (22), yang harus kembali dilarikan ke RSUD Salak 28 hari pasca operasi persalinan akibat pendarahan hebat dan kadar Hemoglobin (HB) yang anjlok. Nyawanya bergantung pada transfusi darah golongan O+.
Di tengah kepanikan, sang suami Abdul Solin (30), petani asal Lae Leam Atas, mendapat arahan dari Laboratorium RSUD Salak untuk mencoba menghubungi Call Center 110 Polres Pakpak Bharat.
Tak Butuh Waktu Lama. Polri Hadir.
Laporan itu langsung direspons. Dua personel, Bripka Nomensen Sitepu (Sie Humas) dan Briptu Muhammad Nazri, bergerak cepat menuju RSUD Salak.
Tanpa ragu, keduanya langsung menjalani cek HB. Hasilnya, darah keduanya cocok. Di hari itu juga, darah Polri mengalir untuk menyelamatkan warga.
Tangis haru pecah dari Abdul Solin. “Terima kasih yang tak terhingga kepada Polres Pakpak Bharat. Di saat kami bingung harus minta tolong kemana, Polri hadir menyelamatkan istri saya,” ucapnya.
Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Amron Simanullang, S.H. yang disampaikan Ps. Kasubsi Penmas Aiptu Widodo menegaskan:
“Ini adalah wujud Polri Presisi. Kami tidak hanya Melindungi, Mengayomi dan Melayani, tapi kami hadir di setiap denyut nadi kemanusiaan masyarakat. Call Center 110 bukan hanya untuk laporan Kamtibmas, tapi untuk semua panggilan pertolongan warga. Ini adalah implementasi Program Prioritas Kapolri poin ke-3, Penguatan Pelayanan Publik yang mudah, cepat dan humanis.”



Comment