TAPANULI TENGAH// Jejakmedia.Com|
Sudah tidak ada malunya! Dugaan pemerasan berkedok pelayanan SIM diduga jadi ATM BERJALAN di Satlantas Polres Tapanuli Tengah. Rakyat diperas, wartawan dibungkam!
Ini bukan lagi dugaan, ini adalah PERAMPOKAN TERSELUBUNG terhadap rakyat kecil yang ingin tertib berkendara!
FAKTA BIAYA GIlA – GILAAN DI SATPAS TAPTENG:
• SIM A BARU = Rp 750.000 (Negara cuma minta Rp 120.000) – MARK-UP Rp 505.000 RAIB KEMANA?! • SIM C BARU = Rp 500.000 (Negara cuma minta Rp 100.000) – MARK-UP Rp 275.000 BUAT SIAPA?! • Perpanjang SIM A = Rp 450.000 (Negara cuma Rp 80.000) • Perpanjang SIM C = Rp 350.000 (Negara cuma Rp 75.000)
Uang siluman Rp 150 ribu sampai Rp 505 ribu Perkepala,
itu masuk ke perut siapa? Ini pungli terang-terangan! Sudah bertahun-tahun warga menjerit tapi dipelihara!
MENTAL PENGECUT SEORANG KASAT!
Saat wartawan Sormin SidikInvestigasi.com menjalankan tugas UU Pers untuk konfirmasi resmi, Kasat Lantas Polres Tapteng AKP Dela Antoni Alegeei justru menunjukkan kelasnya sebagai pejabat arogan dan anti kritik.
TIDAK JAWAB. TIDAK KLARIFIKASI. LANGSUNG BLOKIR NOMOR WARTAWAN!
INI POLISI ATAU PREMAN BER-SERAGAM?
Kalau bersih kenapa harus blokir? Kalau tidak pungli kenapa takut ditanya wartawan?
Jawaban blokir itu adalah pengakuam Paling jujur bahwa dugaan pungli itu benar adanya!
AKP Dela Antoni Aleegi telah menghina institusi Polri ‘Tagline” polisi bersama bersama masyarakat’! Dia telah menginjak-injak UU Pers No.40 Tahun 1999! Seorang Kasat Lantas yang seharusnya melindungi rakyat, malah jadi benalu yang menghisap darah rakyat!
KAMI MENUNTUT:
1. KAPOLDA SUMUT COPOT SEKARANG JUGA AKP DELA ANTONI ALEGEEI DARI JABATANNYA!
2. PROPAM POLDA SUMUT SERET DAN PERIKSA ALIRAN DANA SILUMAN SIM TAPTENG!
3. KAPOLRES TAPTENG JANGAN BUNGKAM DAN JADI BEMPER ANAK BUAHNYA YANG BERMASALAH!
Rakyat Tapteng sudah muak! Jangan jadikan Satpas sebagai ladang bisnis haram!
INGAT PAK KASAT: BLOKIR SATU WARTAWAN, SERIBU WARTAWAN LAIN AKAN DATANG!



Comment