BATU BARA -JejakMedia.com- Semangat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Masyarakat Pelestari Lingkungan (MAPEL) Kabupaten Batu Bara untuk memperkuat gerakan pelestarian lingkungan di daerah.
Di bawah kepemimpinan Ramadhan Zuhri, SH, MAPEL Kabupaten Batu Bara menggandeng Pemerintah Kabupaten Batu Bara menggelar Dialog Publik Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 bertema “Kolaborasi Masyarakat, Pemerintah dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Batu Bara Hijau, Bersih dan Berkelanjutan” di Aula B Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara, Russian Heri, serta dihadiri unsur pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, organisasi masyarakat, pelajar, mahasiswa, dan komunitas lingkungan.
Dalam sambutannya, Ramadhan Zuhri menegaskan bahwa pelestarian lingkungan bukan lagi sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata dan kolaborasi yang berkesinambungan.
Menurutnya, MAPEL hadir sebagai wadah yang ingin menyatukan kekuatan masyarakat, pemerintah, perusahaan, dan kalangan akademisi dalam menjaga kelestarian alam Kabupaten Batu Bara.
“Keberhasilan menjaga lingkungan tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Dibutuhkan kepedulian bersama agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan kelestarian alam. MAPEL siap menjadi jembatan kolaborasi untuk mewujudkan tujuan tersebut,” ujar Ramadhan Zuhri.
Sebagai bentuk komitmen, MAPEL Kabupaten Batu Bara mengusulkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Lingkungan Hidup Berbasis Masyarakat. Satgas ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan lingkungan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

Selain itu, MAPEL juga mendorong penelitian terhadap potensi biota, abiotik, flora, dan fauna endemik Kabupaten Batu Bara, pengembangan kawasan keanekaragaman hayati, serta optimalisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan agar lebih menyentuh kegiatan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua MAPEL Sumatera Utara, Muhammad Dahnil Ginting, SE, dalam kesempatan tersebut mengingatkan seluruh perusahaan agar menjalankan kegiatan operasional dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Ia menegaskan MAPEL siap menjadi mitra perusahaan dalam menjalankan program lingkungan, namun juga akan memberikan rekomendasi penindakan apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Ketua Harian PB GEMKARA Kabupaten Batu Bara, Zulkarnain Achmad, mengapresiasi terselenggaranya dialog publik tersebut. Menurutnya, forum seperti ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi dan membangun sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha demi kemajuan Kabupaten Batu Bara.
Dialog publik menghadirkan narasumber dari Dinas Perkim LH, DPMPTSP, dan Dinas PUTR Kabupaten Batu Bara. Kegiatan juga dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri Batu Bara, PT INALUM, KEK Sei Mangkei, Bank Sumut, PT Bakrie, PT Lonsum, Perkebunan TIU, Karang Taruna, PB GEMKARA, IMM Batu Bara, Rumah Edukasi Indonesia, SMA Negeri 1 Lima Puluh, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara.
Melalui dialog ini, Ramadhan Zuhri berharap semangat kolaborasi yang dibangun MAPEL Kabupaten Batu Bara mampu melahirkan gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk menjaga warisan alam bagi generasi mendatang.
(Red/JejakMedia.com)



Comment